KODIM 0426/TB – – Menggala (Tulang Bawang) — Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam rangka mengoptimalkan peran dan fungsi organisasi kemanusiaan hingga ke tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Jalan Cendana, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (26/8/2026), dan dihadiri sekitar 205 peserta undangan.
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Bidang Organisasi Pengurus PMI Provinsi Lampung Ir. Achmad Chrisna Putra NR., M.E.P., Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Saut Sinurat, S.H., M.H., Ketua PMI Kabupaten Tulang Bawang Herlinawati Qudrotul, S.H., unsur TNI-Polri, Kejaksaan, KPU, Bawaslu, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, RSUD Menggala, Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Tulang Bawang, lurah, pengurus rumah sakit, serta jajaran pengurus PMI kecamatan.
Ketua PMI Kabupaten Tulang Bawang Herlinawati Qudrotul, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi PMI hingga tingkat kecamatan. Pengurus PMI kecamatan diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan PMI Kabupaten sekaligus ujung tombak pelayanan kemanusiaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. PMI Kecamatan juga didorong untuk menggencarkan kegiatan donor darah secara rutin serta membentuk dan membina Kampung Donor Darah sebagai basis pendonor aktif yang siap membantu masyarakat ketika membutuhkan darah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Ferli Yuledi, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Tulang Bawang yang telah melakukan restrukturisasi organisasi hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, menjadi bagian dari PMI merupakan panggilan jiwa yang dilandasi keikhlasan, kesukarelaan dan pengabdian tanpa pamrih. Pengurus PMI kecamatan yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi mata, telinga dan perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam merespons berbagai persoalan sosial, kesehatan maupun kebencanaan di wilayah masing-masing.
Sekda juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan kondisi darurat, termasuk cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran. Para camat diminta memberikan dukungan penuh kepada pengurus PMI kecamatan, termasuk dalam pembentukan Kampung Donor Darah dan pembangunan basis data pendonor aktif. PMI juga diharapkan memperkuat sinergi dengan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, fasilitas kesehatan, pemerintah kampung serta berbagai elemen masyarakat agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.
Selain pelayanan kemanusiaan dan donor darah, PMI Kecamatan juga diharapkan menghidupkan kembali pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat. Pembinaan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari investasi karakter generasi muda agar memiliki kepedulian sosial, empati dan semangat kemanusiaan. PMI juga diminta menyesuaikan program kerja dengan karakteristik wilayah masing-masing, termasuk penguatan kesiapsiagaan di wilayah pesisir, gerakan donor darah di pusat-pusat ekonomi serta integrasi pelayanan kesehatan dan sosial di wilayah pertanian dan pusat pemerintahan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 105 orang pengurus PMI kecamatan, dengan masing-masing kecamatan berjumlah tujuh orang, resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, tari Temui Agung, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne PMI, mengheningkan cipta, pembacaan prinsip-prinsip Palang Merah, pembacaan SK pelantikan, penandatanganan berita acara, sambutan, menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Mars PMI, doa serta foto bersama. Kegiatan berakhir pada pukul 11.25 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Dengan dilantiknya kepengurusan baru tersebut, diharapkan PMI semakin mampu memperkuat pelayanan kemanusiaan, donor darah dan kesiapsiagaan bencana hingga ke tingkat masyarakat di seluruh Kabupaten Tulang Bawang.











