KODIM 0426/TB – – Menggala (Tulang Bawang) – Mabes TNI melalui Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melaksanakan kegiatan penyuluhan di wilayah Kodim 0426/TB, bertempat di Aula RSUD Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kegiatan yang mengusung tema “Cegah Sebelum Dibakar, Deteksi Dini, Lapor Cepat, Tangani Secara Terpadu” tersebut diikuti sekitar 53 peserta dari berbagai unsur.
Selasa (8/9/2026).
Tim Penyuluhan Mabes TNI dipimpin oleh Kolonel Inf MM Yamin Ahmad, S.Pd., M.M., didampingi Kolonel Sus Mulyana, Mayor Ckm Asnawi, S.E., M.H., Kapten Cpm I Gusti Bagus A.W., S.H., dan Kapten Cpm Sukato Simbiring. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Pers Kodim 0426/TB Lettu Inf Sudirman, Direktur RSUD Menggala dr. Ellys Meritusi, Sp.PA, para tenaga kesehatan, pegawai RSUD Menggala, unsur pengamanan, Babinsa Koramil 426-02/Menggala serta masyarakat.
Direktur RSUD Menggala dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penyuluhan Karhutla dari Mabes TNI. Kegiatan tersebut dinilai penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur, khususnya fasilitas pelayanan kesehatan, dalam mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan serta gangguan kesehatan yang ditimbulkan akibat asap dan polusi udara.
Sementara itu, Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Kolonel Inf MM Yamin Ahmad, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh komponen bangsa. Deteksi dini, pelaporan cepat dan penanganan secara terpadu harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Dalam penyampaian materi, Mayor Ckm Asnawi, S.E., M.H., menjelaskan berbagai faktor penyebab kebakaran melalui konsep segitiga api, meliputi bahan bakar, sumber panas dan kondisi lingkungan. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas pembakaran lahan dan sampah, puntung rokok, sisa perapian serta faktor alam seperti kemarau panjang, suhu tinggi dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, TNI terus mendorong terwujudnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mencegah serta menangani Karhutla. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata, penyampaian materi dan foto bersama. Kegiatan selesai dilaksanakan pada pukul 11.55 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar.











